gaya hidup minimalis

5 cara memulai gaya hidup minimalis bagi pemula

Gaya hidup minimalis adalah perlawanan terhadap arus konsumerisme yang semakin tak terbendung. Selain itu dengan gaya hidup minimalis kita bisa hidup dengan lebih hemat, lebih produktif, dan memiliki lebih banyak waktu luang untuk dinikmati.

minimalist

Hari ini dengan dimudahkannya kita dalam membeli sebuah produk baik melalui e-commerce maupun toko retail yang kian menjamur, membuat kita kadang membeli suatu benda yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Kita memutuskan untuk membeli sebuah produk karena ada tawaran diskon yang menggiurkan, padahal secara kebutuhan barang tersebut bukan merupakan kebutuhan yang mendesak. Bisa saja setelah barang tersebut kita beli kita tak pernah memakainya. Barang tersebut hanya akan memenuhi lemari kita yang sebenarnya sudah penuh.

Dengan arus konsumerisme yang kian deras, beberapa orang menyadari akan tidak baiknya konsumerisme ini, sehingga mereka memutuskan untuk memulai memilih gaya hidup minimalis.

Namun diperlukan sebuah tekat yang kuat untuk menjalani gaya hidup minimalis ini, oleh karena itu kami berikan 5 cara menjadi minimalis bagipemula.

  1. Mengerti konsep minimalism

Sebagian orang berpendapat bahwa menjadi minimalis berarti hanya memiliki beberapa pakaian saja seperti  sepasang sepatu, satu jaket, 5 kaos, 2 kemeja dan seterusnya.

Mungkin non-minimalist secara umum akan memahami konsep minimalism memang seperti itu.

Namun gaya hidup minimalis bukan sekedar memiliki pakaian yang sedikit. Misalkan anda adalah seorang yang menyenangi fashion maka jika anda memiliki lebih banyak pakaian untuk merepresentasikan nilai yang ingin anda tonjolkan tentu itu tidak masalah.

Jadi minimalis bukan diukur dari berapa banyak barang yang kalian miliki, namun apakah semua barang yang kalian miliki memiliki value bagi hidup anda atau tidak.

 

  1. Alasan mengapa ingin menjadi minimalis

Karena untuk menjadi minimalis dibutuhkan tekat yang kuat, maka kalian harus mempunyai alasan yang kuat untuk memulainya.

Beberapa orang memiliki alasan yang berbeda untuk memulai hidup minimalis. Saya misalnya, saya memulai hidup minimalis ketika menyadari bahwa lemari pakaian saya telah penuh, namun faktanya saya tidak memakai seluruh pakaian saya. Saya hanya memilih 5 pakaian yang biasa saya pakai sehari-hari, selebihnya jarang sekali saya pakai atau bahkan sudah tidak pernah saya pakai.

Karena lemari saya penuh, saya menghabiskan waktu lebih lama untuk merapikannya tiap week-end. Lalu saya mulai berpikir.. apakah saya benar-benar membutuhkan pakaian sebanyak itu?

Berangkat dari pertanyaan itu, saya mulai mencari beberapa rujukan untuk memulai hidup minimalis. Bagaimana dengan kalian? Apa yang membuat memilih gaya hidup minimalis?

 

  1. Mulai memisahkan barang yang kurang penting

Setelah memutuskan untuk memilih gaya hidup minimalis, yang pertama harus kalian lakukan adalah memisahkan barang- barang yang kurang penting. Kalian bisa melakukannya tiap hari satu item, atau sekaligus kalian kumpulkan barang-barang tersebut dalam satu hari lalu memisahkannya.

Percayalah kalian akan terkejut berapa banyak barang yang ternyata tidak kalian butuhkan.

Mungkin kita akan mengalami kebimbangan ketika menemukan barang yang sudah lama tidak terpakai namun masih memiliki history yang ingin kita pertahankan. Entah sebuah barang pemberian dari orang tua, mantan pacar, atau dari sahabat. Ketika anda mengalami kebimbangan ingat untuk selalu kembali kepada value/nilai dari benda tersebut. Seberapa penting benda tersebut buat kalian, seberapa berguna benda tersebut buat kalian.

Dalam proses ini, terkadang kalian harus merelakan beberapa barang berharga yang sudah tidak terpakai. Bijaklah untuk memutuskannya.

 

Baja Juga :

  1. Apa yang terjadi jika kita hidup bersama orang non-minimalist?

Faktanya, kita tidak bisa merangkul setiap orang disekeliling kita untuk memilih gaya hidup minimalis.

Mungkin kita akan merasa frustasi. Disatu sisi kita benar-benar menginginkan hidup secara minimalis, namun disisi lainya seseorang yang hidup bersama kita masih ikut dalam arus konsumerisme. Maka ingatlah! Ini adalah perjalan kita secara pribadi. Tetap fokus pada apa yang ingin kita lakukan, dan jangan hakimi mereka yang tidak sama dengan kita.

Terima mereka dan nikmatilah hidup dalam perbedaan.

 

  1. Buatlah minimalis menjadi gaya hidup yang menyenangkan

Minimalism adalah sebuah perjalanan. Kita secara continue akan menjalani gaya hidup yang mungkin berbeda dengan beberapa orang disekitar kita.

minimalis

sumber gambar:  pixabay

Kita memutuskan membeli sesuatu berdasarkan kebutuhan tidak lagi berdasarkan keinginan apalagi diskon. Setiap kali kita menemukan benda yang kurang berharga atau jarang terpakai, kita akan menyingkirkannya. Kita bisa memberikan barang tersebut kepada siapa saja yang membutuhkan, atau membuangnya jika barang tersebut sudah jelek.

Kemudian lihatlah kamu yang sekarang tidak perlu lagi memerlukan banyak waktu untuk membersihkan lemari pakaian, membersihkan laci meja dan memikirkan berbagai benda yang sudah tidak terpakai.

Kamu akan memiliki lebih banyak waktu luang, lebih produktif, dan lebih hemat.

Demikian 5 cara menjadi minimalis bagi pemula. Jika artikel ini bermanfaat silahkan like dan share ke teman-teman kamu, semoga semakin bermanfaat.

Leave a Reply

%d bloggers like this: